Lembaran Usang

sisa sajak semalam~

Kamis, 06 November 2014

Biarkan ia menjalar seperti akar..
Biarlah ia terus mengalir seperti air..
Jikapun harus terhenti.. biarkan ia membeku bersama batu..
Diposting oleh ira viola di 07.44
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Arsip Blog

  • ►  2018 (4)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2015 (27)
    • ►  November (1)
    • ►  September (8)
    • ►  Juli (5)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (4)
    • ►  Maret (3)
    • ►  Februari (5)
  • ▼  2014 (18)
    • ►  Desember (2)
    • ▼  November (8)
      • Semu
      • rinaimu menyuarakan makna tersirat.. menyimpan rib...
      • setelah kau belajar dari tabahnya dedaunan kering ...
      • dan aku pikir itu hanya ilusi.. tapi mengapa tak j...
      • Jalan yang kita tapaki saja sudah berbeda (sayang)...
      • Cinta memang sederhana. Sesederhana merindukan kek...
      • Biarkan ia menjalar seperti akar.. Biarlah ia teru...
      • kita samasama menikmati riuh hujan..  namun tidak ...
    • ►  Mei (4)
    • ►  April (2)
    • ►  Maret (2)

Mengenai Saya

Foto saya
ira viola
Lihat profil lengkapku
Tema Kelembutan. Gambar tema oleh ranplett. Diberdayakan oleh Blogger.