Minggu, 28 Desember 2014

Freeze

Apalah arti pantai tanpa matahari & birunya langit.. Apalah arti cahaya bintang tanpa tim kelam .. apalah arti bunga ilalang tanpa sekawanan angin .. Apalah arti hijau rerumputan tanpa rombongan hujan ... mungkin hanya segelintir arti berarti hampa .. di persimpangan sekarang sedang tak ada orang .. tak ada jejak atau wangi keringat yg tertinggal benar-benar tidak ada .. decah daging tak bertulang dari adik-adik penjual koran pun tidak .. debu jalanan pun semakin berkembang biak seakan berevolusi ingin menjadi tanah .. kemana aku harus melangkah ? 

Kamis, 11 Desember 2014

Teruntuk Bunda

suatu ketika aku melihat tatapan kosong tertuju pada celah diujung sana..
beberapa saat suasana membeku..
aku terdiam..entah apa yang sedang diperhatikan perempuan cantik itu..
dalam diamku hatiku terenyuh..
tak lain yg ia pikirkan ialah suatu cerita tentang kebahagiaan buah hatinya..
sungguh tulus cintamu ibu.. tak satu detik pun kau lewati untuk mendoakan anak-anakmu..
aku tersadar  garis-garis di jemari yang selalu memberi kebahagiaan itu sekarang semakin jelas..
Kau yang ku sebut air di padang pasir.. kau yang ku sebut kain dikala dingin, dan kau yang ku sebut cahaya ketika gelap gulita.. perjuanganmu, kasih sayangmu adalah bekal hidup anakmu ibu.. terimakasih ibu.. aku akan senantiasa berusaha membuatmu bahagia..
semoga selalu diberikan kesehatan, umur yang panjang, limpahan rejeki yg halal serta selalu dalam lindunganNya..aamiin
Selamat ulang tahun Ibu..
Happybirthday inok keme :')

Senin, 24 November 2014

Semu

Terlepas itu khayalan ataupun seni imajinasi sepihak bahkan sisa mimpi di sore hari.. Setidaknya pernah ada, walau semu. Jelas sekali yg sedang dibicarakan itu bukan nyata. Lalu ku namai semu yg indah :')

Jumat, 07 November 2014

rinaimu menyuarakan makna tersirat.. menyimpan ribuan tanda tanya..
turun saling menuntun, mengalir bergilir bergulir bersama berkahNYA..
November rain~

Kamis, 06 November 2014

setelah kau belajar dari tabahnya dedaunan kering yang diterbangkan angin...
perpisahan adalah hal yang indah bukan?
hanya saja pertemuan itu yang menyakitkan~
dan aku pikir itu hanya ilusi.. tapi mengapa tak jua berlalu..
lekung-lekung di wajahmu begitu pekat untuk ku ingat..
sungguh.. aku tidak sedang menghabiskan waktu memikirkanmu..
hanya saja aku memanfaatkan waktuku untuk tidak menghapus jelmaan angin itu..
tentu saja kau yang ku sebut jelmaan angin..
betapa tidak, kau hanya datang seketika lewat namun memberikan rasa semacam perasaan senang yang menstimulikan bibir untuk melukiskan simbol yang telah kita sepakati dengan nama senyum~
Jalan yang kita tapaki saja sudah berbeda (sayang)..
Bagaimana dengan tujuan? 
Kita tak satu tujuan..
Ketika aku lurus, kau menyimpang :')